Bantuan Rumah Menjadi Layak Tinggal Dorong Kesejahteraan Masyarakat Surakarta

Foto Berita

Bantuan Rumah Menjadi Layak Tinggal Dorong Kesejahteraan Masyarakat Surakarta

  • admin
  • 25 November 2021

SURAKARTA – TNI Angkatan Darat dalam hal ini Korem Warastratama Surakarta, Kodim 0735 Surakarta beserta Koramil di masing – masing kecamatan di Kota Surakarta memiliki program bantuan Rumah Tidak Layak Huni ( RTLH ) untuk memperbaiki rumah warga yang tidak layak untuk ditempati berupa Rumah Melati ( Menjadi Layak Tinggal ).

Walikota Surakarta Gibran Rakabuming Raka menyampaikan apresiasinya untuk TNI AD khususnya Koramil Warastratama dan Kodim 0735 dan  menyebut bantuan perbaikan RTLH di Kota Surakarta dari TNI Angkatan Darat sangat membantu program Pemerintah Kota Surakarta dalam menyediakan rumah layak huni bagi warga masyarakatnya sehingga bisa mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Hal tersebut disampaikan Walikota saat memberikan sambutannya pada kegiatan Acara Penyerahan Rumah Melati ( menjadi Layak Tinggal ) Kerjasama Korem 074/WRT, Pemkot Surakarta Dan PT Shopee Indonesia, Selasa (24/8/2021) di Bale Tawangarum Balaikota Surakarta.

“Program yang telah sebelumnya ada belum bisa  mencakup kebutuhan Rumah Layak Huni di Kota Solo. Dengan anggaran yang terbatas dari Pemerintah Kota Solo, dengan bantuan Rumah Melati dari TNI AD ini sangat membantu warga kami memiliki rumah yang dikeramik lantai dan bagian rumah lain, atap galvalum serta berdinding tembok bukan bambu,” kata Gibran.

Walikota mengaku, Pemerintah Kota Surakarta mengupayakan bantuan anggaran maupun proyek rumah layak huni ke berbagai pihak di antaranya Basnaz, Bank Jateng, Pemprov Jateng maupun Pemerintah Pusat. 

Terkait dengan pemberitaan soal Rumah Susun Semanggi yang akan diratakan, Walikota Gibran menegaskan, pihaknya akan membangun Rumah Susun semanggi yang baru karena usia bangunan sudah cukup tua, lebih dari 10 tahun. Dan akan dibangun yang baru.

Hal tersebut juga bertujuan agar kesejahteraan warga meningkat dengan menyediakan hunian yang layak bagi warga Kota Surakarta yang kurang atau tidak mampu.

“Saya pengin warga tinggal di rumah yang layak, tidak bocor, lantainya kalau bisa keramik semua, bisa mengakses air bersih dan listriknya tersambung. Itu yang paling penting,” ucap Gibran.

Tambah Walikota,”Mohon maaf warga harus pindah sementara bangunan direnovasi. Tapi warga sudah kembali ke rumah ya. Terima Kasih sekali lagi untuk Bapak – Bapak TNI, di masa Pandemi Covid ini di samping menjaga keamanan pada masa Covid 19, melakukan 3 T dan vaksinasi, namun masih ada waktu untuk membantu merenovasi rumah. Dan ini luar biasa sekali,” ungkap Mas Wali, sapaan akrab Walikota Surakarta.

Harapannya, dengan bangunan rumah yang baru, lebih layak ditempati Warga Kota Surakarta.

Sementara, Komandan Korem 074, Kolonel Infantri Deddy Suryadi mengatakan, kegiatan penyerahan Rumah Melati tersebut untuk membantu masyarakat yang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan dasar di masa Pandemi Covid 19.

Komandan Korem 074/Warastratama Surakarta Kolonel Inf Deddy Suryadi mengatakan program Rumah Melati merupakan bentuk kepedulian TNI kepada warga sekitar. Program yang juga didukung penuh oleh Pemerintah Kota Surakarta ini juga menjadi sarana mendekatkan TNI dengan rakyat. Pasalnya, pembangunan atau renovasi dilakukan langsung oleh anggota TNI sebagai bentuk pengabdian pada masyarakat.

Disampaikan beliau,”Kami bergotong royong merubah RTLH ( Rumah Tidak Layak Huni ) menjadi Rumah Melati ( Menjadi Layak Tinggal ). Kami bekerjasama dengan banyak pihak untuk membantu masyarakat kurang mampu di wilayah Kota Surakarta.”

“Bantuan rumah ini merupakan kerjasama dengan Pemerintah Kota Surakarta dan PT Shopee dalam rangka membantu masyarakat. Dalam masa yang sulit di tengah pandemi ini, atas prakarsa dari Bapak Walikota, Rumah Melati bisa terwujud,” jelasnya.

Diketahui bantuan 16 unit Rumah Melati diberikan pada warga kurang mampu di masing – masing kecamatan di Kota Surakarta dengan koordinator tiap – tiap Koramil. 

Ignatius Sunando, warga RT 3 RW VI kelurahan Sriwedari Kecamatan Laweyan pemilik salah satu bantuan Rumah melati dari Korem 074  pun turut menyampaikan rasa syukur dan harapannya terhadap proyek Rumah Melati ini.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada Korem 074, Pemerintah Kota Solo dan Shopee yang telah terlaksananya Rumah Melati ini. Semoga bermanfaat bagi saya sekeluarga, nyaman dan aman dihuni.”

Selain rumah tinggal milik Ignatius Sunado, renovasi rumah milik Dinah Wongsodikromo warga Banjarsari, Dwi Gendro warga Jebres serta rumah milik Vena Niken warga Pasar Kliwon juga telah selesai dibangun dan siap dihuni.